Mau Kopi yang Beda? Cobain Kopi Bengkulu!

by - March 16, 2019


Indonesia adalah negara yang subur, kaya akan hasil alam dan memiliki banyak sekali ragam hasil perkebunan. Salah satunya adalah kopi. Menurut data tahun 2016, Indonesia adalah negara penghasil kopi terbesar ke empat di dunia. Dan di Indonesia ada lima daerah penghasil kopi terbanyak, salah satunya adalah Bengkulu.
Bengkulu menjadi penghasil kopi terbanyak ke tiga setelah Sumatera Selatan dan Lampung. 

Untuk saat ini kopi yang dihasilkan di Bengkulu ada dua jenis,  yaitu kopi robusta dan arabika. 

Robusta

Tanaman kopi robusta ini bernama latin Coffea Canephora var. Robusta dan dipercaya pertama kali ditemukan di Kongo. Jenis ini sebetulnya merupakan subspesies atau varietas dari Coffea Canephora.

Nama robusta diambil dari kata 'robust' yang berarti kuat. Sayangnya, meski tanaman ini lebih kuat dan tahan terhadap gangguan hama dibanding arabika, kualitas buahnya lebih rendah.


Indonesia termasuk penghasil kopi robusta terbesar setelah Vietnam dan Brazil dalam perdagangan global. Lebih dari 80% perkebunan di Indonesia ditanami robusta.

Konon, dahulu robusta didatangkan ke Indonesia oleh Belanda untuk menggantikan produksi jenis kopi arabika karena perawatannya lebih gampang. Oleh karena inilah, tanaman kopi robusta lebih banyak ditemui di Indonesia daripada arabika. Kopi robusta ini pernah mengantarkan Indonesia menjadi ladang pengekspor kopi terbesar di dunia.

Robusta memiliki rasa yang kuat, kasar, dan cenderung lebih pahit dibandingkan dengan arabika. Oleh karena itu, sangat cocok digunakan pada minuman kopi yang menggunakan campuran susu seperti latte, cappuccino, mochacino, dan olahan kopi susu lainnya. Selain itu, robusta juga banyak digunakan sebagai bahan baku kopi instan.


Arabika

Coffea Arabica atau yang biasa dikenal dengan arabika adalah kopi pertama yang ditemukan di Ethiopia dan oleh bangsa Arab disebarkan ke penjuru dunia. Nama arabika kemudian digunakan karena peran bangsa Arab dalam menyebarkan biji kopi tersebut. Arabika juga merupakan jenis kopi pertama yang dibawa ke Indonesia oleh Belanda.

Biji arabika mengandung kafein yang rendah sehingga rasa dan aromanya lebih menonjol. Ciri khas kopi arabika adalah rasanya yang asam dan warna seduhan yang tidak terlalu kental.

Jenis kopi arabika adalah yang paling diminati karena bisa menghasilkan beberapa varietas dengan aroma yang unik dan berbeda-beda. Bahkan, tanaman arabika yang sama dapat menghasilkan varietas kopi yang baru jika ditanam di daerah yang berbeda. Di Indonesia sendiri, kita bisa menemukan dan menikmati berbagai varietas arabika, mulai dari Aceh hingga Papua.

Oleh karena jenis dan rasanya yang beraneka ragam, arabika lebih banyak diminati daripada kopi robusta. Harganya pun lebih mahal karena perawatan tanaman arabika lebih sulit dibanding robusta. Sekitar 70% dari produksi kopi di dunia adalah jenis arabika. 

Sebagai anak yang lahir dan besar di provinsi Bengkulu dan sekaligus anak petani kopi, saya sangat bangga dengan kenyataan bahwa sekarang pengelolaan hasil perkebunan kopi sudah lebih baik. 

Karena bukan hanya menghasilkan biji kopi,  masyarakat Bengkulu sudah bisa menghasilkan bubuk kopi dengan kualitas premium. Seperti yang satu ini,  Kopi Gading Cempaka. 


Mengapa Harus Membeli Kopi Gading Cempaka?

- Proses Produksi
Petik matang (Merah). Petik buah yang benar-benar matang.

- Proses sortasi tahap pertama. Sortasi tahap pertama ini memastikan bahwa yang dipetik tidak ada cherry yang busuk, selain itu memisahkan dengan cherry-cherry yang masih belum matang namun terpetik saat panen.

- Dilakukan penjemuran.

- Kemudian dilakukan mengupasan kulit.

- Dilakukan sortasi tahap kedua hingga menjadi biji kopi pilihan. Sortasi tahap kedua ini memisahkan biji kopi hitam, rusak karena gilingan, dan lain-lain hingga bersih.

- Sebelum dilakukan proses roasting, dilakukan sortasi ketiga. Sortasi ketiga ini adalah memastikan kembali bahwa tidak ada lagi biji hitam atau rusak, karena biasanya masih ada yang tidak terdeteksi hingga perlu sortasi tahap ketiga ini.

- Pasca roasting, dilakukan sortasi kembali untuk membuang biji kopi yang terlihat pucat atau tidak sama dengan biji-biji lain, kemudian didiamkan selama 12 – 24 jam untuk membuang gas yang terkandung.

- Proses selanjutnya dilakukan penghalusan (penggilingan).

- Setelah halus, kopi didiamkan selama 15 – 30 menit untuk menghilangkan gas, kemudian dilakukan pengepakan (dimasukkan pada kemasan).

- Pendiaman pasca roasting (12-24 jam++) dan penghalusan (15-30 menit++) untuk menjaga kualitas rasa.

Itulah mengapa Kopi Gading Cempaka  dikategorikan sebagai kopi Premiumnya Bengkulu. Kopi yang melalui proses panjang hingga menghasilkan cita rasa yang khas.

Kopi gading cempaka arabika

Kopi Gading Cempaka ini sudah dipasarkan secara luas baik offline maupun online.  Jadi bagi yang berada diluar Bengkulu juga bisa menikmati  kopi ini dengan memesan langsung melalui beberapa kontak dibawah ini.

Instagram : @kopigadingcempaka
Twitter : @kopigadingID
Whatsapp : +628117321511 / +6281995850700
Website : www.kopigadingcempaka.com

Nikmati sensasi kopi yang berbeda dengan Kopi Gading Cempaka,  asli kopi Bengkulu! 

You May Also Like

36 comments

  1. Kopi Bengkulu ya, langsung ni meluncur ke buka lapak...Thanks ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak you're welcome. Selamat mencoba kopinya. ^^

      Delete
  2. berbulan-bulan semenjak nikah sama suami belum pernah ngersain kopi ini. Padahal suami lebih lama lagi tinggal di bengkulu tapi lebih ke kopi 1001 buat sehari-hari. kopi lainnya paling kopi yg dijual di pasar panorama. masih mau nyobain kopi yang bener2 trasa asli khas bengkulu. dulu pernah minum langsung di kedai kopi saat ditanya pilihnya apa ya kami pilih kopi bengkulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi alhamdulillah ya mam, bisa ngerasain enaknya kopi Bengkulu
      kalo mau nyicipin Kopi Gading Cempaka bisa order online aja biar gampang ^^

      Delete
  3. Temanku suka berburu jenis-jenis kopi. Ini aku share ya.. terima kasih infonya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mangga silahkan neng, semoga pada bisa ngerasain kopi maknyus nya ^^

      Delete
  4. Makasih sharingnya, Mbak.
    Aku suka sama kopi walau hanya sebatas suka saja. Kapan2 mau coba ah

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga bukan pecinta kopi sebenernya mba, tapi kopi premium kayak gini bikin penasaran pengen nyobain ^^

      Delete
  5. teman-teman kantor nih penyuka kopi, saya info ke mereka aahh tentang kopi yg satu ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Temen2 saya juga pada suka ngopi, kayaknya mereka juga butuh info ini yak ^^

      Delete
  6. Baru dengar tentang kopi Bengkulu ini. Duh, ke mana saja saya ya....

    ReplyDelete
  7. Pernah dapet kopi bengkulu dari temenku tp lupa merknya apa n rasanya enyaak

    ReplyDelete
  8. suka dengan harum aroma kopi tapi bukan penikmat kopi, hanya suka sesekali aja. Tapi sungguh mencium aroma kopi aja bisa bikin mata langsung melek loh mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benarkah? Wah hebat juga ya pengaruhnya ^^

      Delete
  9. Kebetulan di rumah ada kopi ini Mbak. Oleh2 dari teman saat suami dinas ke Bengkulu bulan lalu. Tapi belum dicoba krn stok kopi di rumah masih ada. Baca ini jd nggak sabaran pengen ngerasain kopinya๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ayo mba dicoba, mudah2n berkenan ngasih reviewnya nanti ya ^^

      Delete
  10. Saya bukan penikmat kopi tapi sepertinya bagus juga ni jadi oleh2 untuk keluarga/teman/kerabat yang suka kopi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener banget, sejak kecil saya sering banget liat ibu saya nyiapin oleh2 kopi untuk sodara2 yang berkunjung ke rumah.

      Delete
  11. Wah, baru tahu nih tentang kopi Bengkulu. Selama ini tahunya kopi Malang, kopi Aceh, dan Toraja. Patut dicoba juga, nih. Secara saya lumayan suka kopi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayu mba dicobain, biar tau bedanya kopi bengkulu dengan kopi daerah lainnya. Dan ternyata kata bapak saya, di bengkulu sendiri rasa kopinya beda-beda tergantung area tanam dan kondisi kebunnya. Indonesia kaya banget ya ^^

      Delete
  12. Tidak begitu suka kopi, tapi kalau kopinya buatan lokal aku mau. Apalagi ini kopi berkualitas baik dari Bengkulu. Cus cari online nih, mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. cuss cynn.. dari bengkulu bisa langsung terbang kesana ^^

      Delete
  13. Suami dan bapak sy penikmat kopi, next bisa nih untuk dijadikan oleh2 buat yang tersayang(mereka)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa banget mba, apalagi nih biasanya penikmat kopi suka kalo ada varian kopi yg beraneka.

      Delete
  14. Ingat kopi jadi ingat paksu, teman-teman paksu suka bawain kopi dari berbagai daerah, sepertinya kopi bengkulu sudah pernah juga.

    ReplyDelete
  15. Jadi ngerti tentang jenis kopi dan cara menjadikan kopi siap saji. Thx ya mb infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mba say, saya juga sekalian belajar ini. hihi ^^

      Delete
  16. Bahagia sekali jadi orang Indonesia sekaligus penggemar kopi! Kita kaya akan kopi. Di daerah ku saja ada kopi namanya kopi kelir dan itu enak Mantapp kali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow, aku bahkan baru tau kalo ada yang namanya kopi kelir mba. Next bisa cari tau nih ^^

      Delete
  17. Aku kalo kopi ampun deh. Gak sanggup perutku. Langsung begah pasti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Endus endus aromanya aja mba, buat relaksasi, hihi ^^

      Delete
  18. Kopi Bengkulu ternyata bagus juga ya mbak. Bagus nih dijadikan oleh-oleh buat keluarga kalau suatu saat saya ke Bengkulu, terutama bagi penikmat kopi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba alhamdulillah, Bengkulu dianugerahi kenikmatan kopi yang berbeda dari daerah lain. Patut dicoba.

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ^^,
meninggalkan jejak yang baik akan membuat yang ditinggalkan menjadi lebih baik