Dampak Buruk Smartphone Bagi Anak

by - September 26, 2018

Assalamualaikum Smart Parents
Edisi rabu menggebu, tsaahhh.. mamake mau ketik-ketik dan oret-oret lagi nih.

Jaman Now

Gak bisa dipungkiri kalo jaman sekarang semua orang didunia ini pasti udah terpapar kecanggihan teknologi. Semakin hari semakin canggih. Semakin hari semakin banyak alat-alat baru yang dibuat dengan level kecanggihan yang semakin meningkat.
Kecanggihan meliputi seluruh semesta, dan yang merasakan kecanggihan teknologi ini, bukan hanya orang dewasa aja, tapi udah sampai ke level anak-anak, balita, bahkan bayi. Wooww..!

Dulu, dijaman kita kecil ya, (cie kita, emang seumuran?) ketika gak ada mainan, kita pasti bakal kreatif bikin mainan sendiri. Semua benda yang ada disekitar kita bisa berubah menjadi mainan yang asyik dan seru.
Imajinasi berterbangan diantara atmosfer ruangan tempat bermain, atau bahkan ikut melayang ke angkasa bersama udara bebas ketika sedang bermain dilapangan.

Gak mesti benda mahal, kadang barang kayak ember, sapu, spatula atau kemoceng udah bisa bikin kita tampil prima sebagai sebuah band keren dengan lagu Balonku dihalaman belakang. (Pengalaman pribadi ini mah, hahahah)

Tapi bagaimana dengan anak-anak jaman jigeum?
Pernah gak liat anak kecil yang lagi di depan gawai pada fokeus, sampe gak tau sekitar?
Pernah gak liat anak yang kalo gawainya diambil, mereka bengong gak tau mau ngapain?
Dan tau kah Parents kalo ternyata udah banyak banget kasus terjadi akibat dampak buruk dari paparan smartphone/tablet yang sering mereka hadapi?



Banyak banget Parents dampak buruk bagi anak yang terlalu sering terpapar gawai (smartphone/tablet) ini, diantaranya :

1. Susah Tidur = hampir semua layar gadget mengeluarkan yang namanya blue light yang menyerupai cahaya pada siang hari. Cahaya tersebut dapat mengirimkan sinyal yang salah pada otak anak dan bisa membingungkan bagi tubuh manusia. Jadi apabila pada malam hari anak jadi susah tidur.




2. Gangguan pada mata = Terlalu sering menatap layar dianggap bisa menyebabkan mata jadi buram, kering dan bahkan jadi sering sakit kepala. 


3. Konsentrasi jadi pendek = Terlalu lama dalam menggunakan gadget ternyata dapat membuat seseorang sulit untuk berkonsentrasi dalam jangka waktu lama pada sesuatu. 
 4. Kemampuan bersosialisasi berkurang = Pengguna gadget tetap mampu untuk bersosialisasi dengan melakukan hubungan melalui berbagai aplikasi yang ada. Namun anak-anak juga perlu untuk memiliki kemampuan membaca emosi orang lain, caranya tentu dengan melakukan interaksi langsung dengan bertatap muka.

5. Rasa cemas berlebihan = waspadai kegiatan mereka di sosial media. Karena disitu ada banyak sekali yang bisa mereka lihat, bahkan hal-hal yang buruk. Salah satunya adalah, kemungkinan mereka yang cenderung jadi membandingkan dirinya dengan teman-teman yang mereka lihat di sosial media, atau bahkan mereka sangat sibuk berusaha untuk membuat orang lain memberikan like atau komentar.
6. Perilaku agresif = Media komunikasi yang sekarang makin tidak terkontrol terkadang menyuguhkan aksi kekerasan yang dapat menyebabkan anak menjadi lebih agresif. Ditambah kini banyak media maupun video game yang menampilkan perilaku-perilaku tindak kekerasan fisik dan seksual. Mereka akan jadi lebih reaktif terhadap hal dapat memicu ketidak-senangan mereka dengan membanting benda disekitarnya atau berteriak, atau memukul orang lain. Mereka juga akan sangat mudah menjadi sasaran pornografi yang diselipkan dalam tampilan video game tersebut.
Bahaya banget kan Parents??

Menurut Parents nih, apa sih yang harus dilakukan supaya anak-anak tidak terkena dampak buruk ini??

Tulis dikomen yuk ^^




You May Also Like

2 comments

  1. Jadi kita sebagai orang tua perlu memberi contoh cara menggunakan gadget yang baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. betol banget cynn, ortu kudu sadar saat menggunakan gadget di depan anak, harus aware sama keberadaan mereka, jangan sampe mereka mencontoh dengan berlebihan

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ^^,
meninggalkan jejak yang baik akan membuat yang ditinggalkan menjadi lebih baik